Untung dan Rugi Pasang OS Linux Ubuntu

Untung dan Rugi Pasang OS Linux Ubuntu – Ubuntu adalah salah satu sistem operasi Linux yang paling kuat juga populer karena dikenal sangat aman, amat sangat aman. Baru-baru ini, telah keluar versi terbaru sistem operasi Ubuntu yakni versi 19.x yang diluncurkan Oktober 2019 lalu, versi baru ini memberikan keramahan pada pengguna pemula yang lebih baik, serta menambahi fitur terbaru pada pengalaman pengguna lama dibandingkan dengan sistem operasi lain. Ubuntu anyar ini tidak butuh kejeniusan teknis untuk bisa dipahami seperti versi Linux OS sebelumnya. Ubuntu dapat dengan mudah diinstal seperti beberapa sistem operasi lain.

Apakah banyak orang yang suka Ubuntu atau tidak suka itu adalah pertanyaan yang tidak mungkin dijawab. Tapi kita tahu bahwa orang-orang yang fanatik, yang sebagian besar waktu luang nya dipakai untuk mempromosikan OS ini sebagai sukarelawan – begitu juga sama seperti banyak orang yang tidak menyukai ubuntu, dan menyatakannya sebagai pengkhianat terhadap semua yang diwakili oleh perangkat lunak bebas dan sumber terbuka (FOSS).

Masalahnya begitu banyak harapan dibebankan pada Ubuntu selama bertahun-tahun agar ada satu sistem operasi dalam keluarga Linux yang bisa membawa Linux ke arus utama, yang lain ada yang beranggapan kompromi ubuntu demi bisnis adalah pengkhianatan dari janji-janji bawa linux ke arus utama. Kedua anggapan itu bisa sama-sama sesat. Karena tidak ada satu sistem di internet, di era saat ini, yang tidak terekspos lalu overekspos, dan tidak pernah terekspos lalu selamanya tidak pernah terekspos. Ubuntu adalah sistem yang pertama, overekposed. Apapun versi Ubuntu yang sekarang, adalah versi realitas sewajarnya.

Oleh karena jadi komoditas yang wajar, maka ubuntu mulai dikuliti, pertama dari kerugian nya. Apa ada kerugiannya? Meskipun sistem operasinya yang kuat, bisa meningkatkan pengalaman pengguna, tetapi tetap saja ubuntu terlalu lambat, di era orang tidak sabaran, hal itu kelemahan utama ubuntu. Kelemahan lainnya.

• Ubuntu terlalu konvensional untuk menerima teknologi baru.
• Sangat sensi terhadap kesalahan perangkat keras, yang membuatnya kurang stabil dibandingkan dengan sistem operasi lain.
• Ada sedikit dukungan perangkat keras untuk OS Ubuntu. Beberapa pengguna mengeluh bahwa modem sulit dikonfigurasi.
• Tidak mungkin memainkan game di agen bola resmi terpercaya di OS Ubuntu. Ini menunjukkan kualitas gambarnya yang buruk dan tidak perlu menggunakan emulator untuk merusak kualitas gambar.
• Meskipun Linux (Ubuntu) memiliki sejumlah aplikasi dan perangkat lunak gratis yang tersedia di internet, tetapi sebagian besar aplikasi populer masih enggan berurusan dengan Linux.
• Ubuntu tidak dapat memutar file MP3 secara default.
• Dukungan forum untuk Ubuntu benar-benar semenjana. Butuh berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan untuk dijawab oleh para Jedi Ubuntu.
• Instalasi Ubuntu adalah salah satu masalah utama, tidak ada vendor modern yang berikan varian ubuntu jadi perlu menginstalnya sendiri.
• Di sebagian besar kasus, dukungan driver juga tidak ada dibandingkan dengan sistem operasi lain.
• Dan akhirnya satu kelemahan utama dari Ubuntu adalah pengguna yang berpindah dari Windows atau MAC tidak akan menyukai pengalaman pengguna di Ubuntu dan akan mengalami kesulitan dalam mengoperasikan OS.

Walau begitu Ubuntu tetap jadi OS paling aman yang dikenal hingga saat ini. Walau secara pribadi jika Ubuntu terlalu buntu, saya akan pilih OS Windows. OS windows masih OS yang banyak digunakan di seluruh dunia, tapi saat ada masalah virus, memang wassalam.

Fedora vs Ubuntu Adu Sofware OS Linux, Klasik 1 VS Klasik 2
Informasi Linux Sistem Operasi Software

Fedora vs Ubuntu Adu Sofware OS Linux, Klasik 1 VS Klasik 2

Fedora vs Ubuntu Adu Sofware OS Linux, Klasik 1 VS Klasik 2 – Fedora dan Ubuntu are keduanya merupakan distro popular yang paling banyak didukung oleh komunitas OS LINUX. Keduanya juga telah eksis selama lebih dari satu dekade dan berasal dari penjuru dunia yang berbeda, tetapi perbedaan di antara keduanya agak sedikit bernuansa gimana gitu, hanya bisa dijelaskan oleh pemakainya, tapi pada akhirnya kita paksakan juga untuk dijelaskan.

Jadi, antara Fedora vs Ubuntu, mana yang jadi pilihan pertama. Sebelum jadi pilihan pertama, maka kita jelaskan dulu gimana mereka menjadi sesuatu yang dianggap penting di keluarga LINUX.

Fedora merupakan sistem operasi berbasis Linux yang bebas dan open source juga telah ada sejak 2003 lalu. Red Hat, yang merupakan perusahaan open source terbesar di dunia [sebelum akhirnya dibeli juga oleh IBM, money talk], mensponsori proyek tersebut. Dalam hal ini, Fedora berfungsi sebagai basic untuk Linux Red Hat Enterprise, atau basic versi Linux yang ditujukan bagi perusahaan dan server dibanding penggunaan desktop pribadi.

Sementara Ubuntu jadi sistem operasi berbasis Linux paling populer, tidak lama setelah diluncurkan pada tahun 2004. Datang dari ide seorang Miliarder bernama Mark Shuttleworth. Dia menciptakan sebuah perusahaan bernama Canonical yang tujuannya adalah untuk menciptakan versi Linux bagi para pengguna komputer desktop pada umumnya. Ubuntu adalah desktop itu.

Tidak lama kemudian, Fedora ikut-ikutan merambah komputer rumahan.

Selama beberapa tahun, tagline Fedora adalah “Kebebasan. Persahabatan. Fitur. Pertama.” Proyek ini memang sesuai tagline nya berikan desktop yang hampir seluruhnya bebas dari kode berpemilik, kecuali, driver biner yang ditemukan di kernel Linux yang memungkinkan Fedora untuk mendukung perangkat keras yang ditemukan di sebagian besar laptop. Pihak Pengembang Fedora fokus pada pembuatan fitur yang mengarah ke ekosistem Linux yang lebih luas. Untuk alasan itulah, Fedora sering kali memamerkan fungsionalitas sebagai alternatif.

Desktop Ubuntu
Ubuntu’s tagline awalnya “Linux untuk manusia”. Tujuannya ciptakan desktop yang menyasar pemakai komputer harian yang bisa kompetitif dengan Windows dan Mac OS X. Canonical mencoba to sembunyikan aspek teknis dari Linux dan berikan suatu pengalaman yang konon rada out of box.

Versi awal Ubuntu keluar dengan installer langsung dengan kemampuan agar pengguna cicipi dekstop ini untuk kali pertama melalui installer yang handy, ditambah pula cara mudah menginstall Adobe Flash and multimedia codecs. Canonical juga lakukan upaya besar utuk ciptakan interface dekstop yang unik. Dikenal dengan nama Unity, yang akan mampu bersaing dengan vendor lain. Perusahaan itu bahkan mencoba membawa even Linux ke Smartphone. Pada akhir-akhirini, Canonical rada menyerah dengan proyek-proyek Smartphone lalu rubah fokus ke pengembangan cloud.

Gimana rasanya gunakan Fedora dan Ubuntu?

Saat menguji langsung antara Fedora vs Ubuntu dengan maksud perbandingan, atau mengadu langsung mana yang bikin kerasan, saya gunakan antarmuka desktop yang sama secara default nya. Rasakan seperti apa saat kita menjalankan aplikasi dan mengelola windows secara bersamaan. Hasilnya relatif sama.

Fedora tidak berikan perubahan mencolok pada antarmuka yang mereka tampilkan, lingkungan desktop dengan tampilan ala GNOME, jadi apa yang dilihat di Fedora adalah sama persis dengan apa yang dilihat di GNOME.org. Sementara Ubuntu menyediakan tema sendiri dan dilengkapi dengan aplikasi dock. Lebih baik mana jatuhnya subjektif, walau di Ubuntu lebih banyak ditemukan inkonsistensi. Apakah mengurangi nilainya? Jawabannya tidak. Keduanya sama-sama klasik dan ambisius.

Manjaro vs OpenSUSE, Mana OS Linux Terbaik
Blog Informasi Linux Sistem Operasi Software

Manjaro vs OpenSUSE, Mana OS Linux Terbaik

Manjaro vs OpenSUSE, Mana OS Linux Terbaik – Linux memiliki kecenderungan berbasis, atau dibangun di atas distribusi atau distro dengan memanfaatkan kernel Linux. Contohnya, Ubuntu yang merupakan contoh yang bagus dalam hal ini – dan didasarkan pada Debian. Ada puluhan distro OS Linux seperti Ubuntu tersebut. Di mana semua orang bebas memilih distro yang mereka sukai. Namun, disinilah peran para geek untuk membandingkan mana kiranya distro terbaik. Dan kali ini, kita coba bandingkan bagaimana jika Manjaro dan openSUSE Tumbleweed dibandingkan.

– Manjaro
Manjaro didasarkan pada Arch Linux. Pada dasarnya, ini adalah sistem Arch “teruji” yang sudah dibangun sebelumnya dengan repositori perangkat lunaknya sendiri. Dalam hal ini perlu ditunjukkan bahwa repositori Manjaro pada dasarnya adalah repositori Arch yang telah ditahan seminggu lebih untuk tujuan “pengujian”. Manjaro dengan demikian adalah distribusi hilir dari Arch yang artinya juga, sangat ditentukan oleh keputusan yang dibuat oleh proyek Arch Linux.

– OpenSUSE Tumbleweed
Sementara OpenSUSE adalah distribusi Linux yang dibangun dari sumber-sumber dari SUSE Linux Enterprise. Dalam hal ini, openSUSE agak hibrid; SLE bukan benar-benar hulu untuk openSUSE tetapi kedua distribusi tersebut secara longgar digabungkan. OpenSUSE adalah distribusi independen yang tidak ditentukan oleh proyek upstream. OpenSUSE dapat dengan senang hati hidup mandiri sendiri bahkan jika SLE tidak ada lagi.

– Alat Administrasi
OpenSUSE dan Manjaro sama-sama memiliki perangkat administrasi dan alat-alat listrik yang unik.

– Manjaro
Manjaro memiliki Manajer Pengaturan Manjaro [MSM] yang memungkinkan pengguna non-teknis untuk memodifikasi berbagai bagian sistem mereka seperti:

• Versi kernel
• Driver perangkat keras
• Pengaturan Waktu & Tanggal

MSM memungkinkan pengguna untuk dengan mudah mengunci versi kernel mereka dan menginstal driver untuk kartu grafis dan adapter wifi.

– OpenSUSE Tumbleweed
Adapun, OpenSUSE memiliki YaST yang merupakan singkatan dari Alat Pengaturan lain. YaST sangat kuat dan memungkinkan pengguna untuk memodifikasi hampir setiap aspek sistem mereka.

Manjaro Settings Manager dengan ini jauh lebih terbatas cakupannya, jadi sangat mudah digunakan dan tidak banyak yang bisa memodif sistem ini. YaST, di sisi lain, adalah alat administrasi sistem dan bukan alat untuk pemakai Linux pemula.

– Disk Space & Partition Setup
Karena openSUSE dan Manjaro rilisnya terus ngupdate alias bergulir, pengguna bisa mendapatkan software versi terbaru setelah adanya pembaruan resmi. Karena target desktop untuk perbandingan ini adalah KDE, kami akan fokus pada tumpukan desktop KDE.

Kedua distro memiliki versi KDE dan Qt yang sama
Manjaro memiliki tumpukan Mesa yang sedikit lebih baru.
OpenSUSE memiliki Kernel yang lebih baru.
OpenSUSE memiliki X Server yang lebih baru.

– Aplikasi Default
Untuk alasan apa pun, pengguna paling tertarik pada satu set standar aplikasi default untuk distribusi Linux. Ini seperti permainan poker online yang selalu memberikan banyak fasilitas dan layanan yang membantu para pemain judi saat bermain sehingga banyak pemain poker yang tertarik dan selalu memiliki alasan untuk selalu bermain di situs tersebut.

– Di Manjaro
• Tidak ada ikon desktop
• Taskbar transparan dengan lebih banyak ikon & widget
• “Peluncur Aplikasi” berfitur lengkap digunakan
• Dua suite office yang berbeda (Microsoft Office Web App & LibreOffice)
• Dua versi perancang Qt Interface
• Bermacam-macam aplikasi non-standar (Steam, Skype, SUSE image writer, dll)

– OpenSUSE Tumbleweed
• Ikon desktop
• Taskbar yang lebih kecil dan solid
• “Menu Aplikasi” yang lebih sederhana digunakan
• Firewall diinstal & berjalan
• Game KDE
• LibreOffice & Kontact

Dari paparan di atas, rasanya sudah jelas di mana Anda bisa memilih mana distro terbaik dari keduanya.

Kelebihan Gentoo Linux, Sebagai Software OS Linux Yang Mulai Dilupakan
Blog Informasi Linux Sistem Operasi Software

Kelebihan Gentoo Linux, Sebagai Software OS Linux Yang Mulai Dilupakan

Kelebihan Gentoo Linux, Sebagai Software OS Linux Yang Mulai Dilupakan – Apa itu Gentoo Linux? Sistem operasi gratis berbasis Linux. Ini adalah sistem operasi gratis berbasis Linux atau FreeBSD yang dapat dioptimalkan dan disesuaikan secara otomatis untuk hampir semua ulititas yang bisa dimanfaatkan dari suatu aplikasi distro Linux.

Gentoo Linux juga merupakan distro Linux yang serba guna dan cepat, sepenuhnya gratis yang ditujukan untuk jaringan pengembang dan profesional. Tidak seperti distro lain, Gentoo Linux memiliki sistem manajemen paket canggih yang disebut Portage. Portage adalah sistem port yang sebenarnya ada dalam tradisi port BSD, tetapi berbasis Python dan menggunakan sejumlah fitur canggih termasuk dependensi, manajemen paket ter peras dengan bagus, instalasi “palsu” (gaya OpenBSD), pemasangan yang aman, profil sistem, paket virtual, manajemen file konfigurasi, dan banyak lagi.

Dari apa yang telah dijelaskan, beberapa fitur yang ditawarkan oleh Gentoo Linux membuat:

  1. Pengembangan menjadi mudah
  2. Kompilasi silang menjadi mudah
  3. Performa menjadi tinggi

Belajar sumber di Gentoo sangat mudah, karena paketan dari sumber yang bisa dilihat dan dibaca. Sehingga siapapun bisa memutuskan fitur mana yang ingin di bangun dan yang tidak diperlukan. Artinya pengguna dapat memilih opsi pembuatan, pengoptimalan, dan hal-hal unik apa pun yang ingin modifikasi. Dengan distribusi biner hal ini jelas tidak mungkin.

Emerge portage sangat kuat. Portage adalah sistem manajemen paket dengan sejumlah besar opsi dan fitur.

Bagus untuk siapa saja yang serius mempelajari seluk-beluk Linux. Gentoo bagus untuk pemula dan menjanjikan untuk para profesional. Untuk instalasi, Gentoo menawarkan berbagai tipe, yang disebut sebagai tahapan. Pada dasarnya berarti seberapa dalam seseorang ingin masuk ke proses instalasi. Bagi para pemula, jangan sampai salah memilih distro pada awal penggunaan linux, karena berbagai tahapannya bisa sangat memakan waktu, dalam hal ini Gentoo bisa dimanfaatkan untuk mempelajari komposisi Linux secara umum. Kemudahan lainnya.

• Sistem init default Gentoo adalah OpenRC. Gentoo juga secara resmi mendukung Gnome dan udev bebas systemd. Pengguna bebas memilih sistem init yang mereka inginkan.
• Ada banyak arsitektur yang tersedia untuk Gentoo: i386, x86-64, PowerPC, PowerPC 64, sparc, DEC Alpha, ARM, MIPS, PA-RISC, S390, IA-64, sh, m68k.
• Dukungan pada sistem. Dokumentasi dan komunitas tidak ada duanya Menyediakan seluruh buku pegangan untuk referensi selama pengaturan dan penggunaan.
• Penggunaan fitur-fitur canggih seperti flag USE membuatnya lebih dapat dikustomisasi daripada distribusi biner apa pun.
• Dapat dengan dioptimalkan ke CPU dengan menggunakan flag kompilasi yang tepat Karena semua yang sedang dibangun di PC, dapat menyempurnakan kode untuk menggunakan CP.
• Koleksi perangkat lunak yang tersedia sangat besar. Ada lebih dari 19.000 paket yang tersedia di repositori resmi. Dan lebih banyak lagi dengan overlay.
• Kebebasan, pada Gentoo bebas melakukan apa pun yang inginkan dengannya. Hasilnya, konfigurasinya mencerminkan selera dan kepribadian unik para user.

Gentoo adalah distribusi yang bagus saat dirilis pertamakali pada Juli 2000. Tidak ada distribusi dengan installer yang mudah digunakan pada saat itu. Saat ini, semua distribusi memiliki installer yang sangat mudah digunakan, manajer paket yang ramah, dan setup yang sudah dikonfigurasikan yang berfungsi dengan baik. Jika Anda adalah penggemar yang sangat tertarik pada teknologi yang ingin mempelajari bagaimana Linux dibangun dan dikonfigurasikan, maka Gentoo layak dipertimbangkan dan dipelajari.

5 Distro Linux Terbaik Untuk Perusahaan
Blog Informasi Linux Sistem Operasi Software

5 Distro Linux Terbaik Untuk Perusahaan

5 Distro Linux Terbaik Untuk Perusahaan – Anda bisa tanya ke siapa pun di bisnis IT, bahwa Linux telah sejak lama jadi penguasa ruang server. Sistem operasi ini sanggup ngotak atik segala jenis apa yang manajer server butuhkan, dari menjalankan file server, cetak server, sistem pengiriman konten, server caching global, arsip data, server VPN – ya, server VPN. Jadi, tulang punggung dunia digital perusahaan Anda ditenagai oleh Linux jika maka peluang perusahaan Anda untuk bertahan di kecanggihan akan terjamin. Err. Kecuali di urusan dekstop.

Microsoft Windows memang jadi penguasa di wilayah di desktop. Adapun, setiap terobosan yang menggencet Windows, seperti gencetan Henry Ford II ke Enzo Ferrari, berasal dari keluarga macOS, tipikal perang nya para divisi pemasaran dan para kreatif. Jadi, masih relatif sedikit perusahaan yang mempertimbangkan opsi Linux pada urusan desktop.

Tetapi dalam beberapa tahun terakhir distribusi Linux menjadi jauh lebih canggih dan ramah pada pengguna pemula, dan biaya pemasangan dapat menjadi sebagian kecil dari instalasi desktop berskala besar yang lebih tradisional. Linux juga sering dianggap lebih aman. Semua orang menyebut dengan keras-keras, bahwa keamanan “jadi salah satu jika bukan yang paling utama dari banyak keunggulan Linux atas Windows” dan menawarkan banyak alasan mengapa Linux adalah pilihan paling menggoda. Tapi kini, adalah waktu yang tepat untuk menjelajahi opsi desktop Linux yang ramah pada tiap perusahaan. Di bawah ini adalah lima hal yang layak dipertimbangkan.

• Red Hat Enterprise Linux Desktop
• Trusted End Node Security (TENS)
• Ubuntu desktop for the enterprise
• SUSE Linux Enterprise Desktop
• Linux Mint

Tiga dari lima distribusi Linux yang dibahas di atas menawarkan dukungan yang andal dan profesional, semua memiliki pembaruan yang sering untuk memastikan bahwa eksploitasi keamanan ditangani secara tepat waktu. Selain itu, semuanya dapat menjalankan program Windows melalui mesin virtual. Kemampuan macam itu mungkin tidak menarik bagi eksekutif, malah menimbulkan pertanyaan lanjutan apakah itu legal atau itu masuk akal. Karena yang tidak masuk di akal di sini adalah orang justru memilih Linux dan meninggalkan windows karena perbedaan biaya yang lebar. Linux itu gratis!

Adapun tiga dari yang mesti dapat notasi khusus adalah :

– Red Hat Enterprise Linux Desktop
Red Hat telah ada sejak awal era Linux, selalu berfokus pada aplikasi bisnis sistem operasi, daripada penggunaan konsumen. Memilih Red Hat termasuk pilihan yang bagus, dan tentu saja ada opsi yang lebih stabil dan aman daripada instalasi Microsoft Windows pada umumnya.

– Ubuntu desktop for the enterprise
Ubuntu adalah favorit di antara orang-orang Linux, dari mulai sponsor sistemnya berencana untuk melakukan pengembangan perangkat lunak lebih hardcore, memberi daya pada server media atau menyediakan fungsionalitas akhir masa pakai untuk perangkat keras yang lebih lama. Telah banyak vendor perangkat keras menawarkan Ubuntu sebagai opsi sistem operasi yang sudah diinstal. Bonus lain: Ubuntu memiliki perangkat lunak yang paling tersedia melalui sistem distribusi digital online-nya.

– Linux Mint
Meskipun tidak dirancang khusus untuk distribusi ala perusahaan, desktop Mint Linux secara eksklusif layak dimasukkan di sini karena ada reputasi sebagai salah satu lingkungan desktop Linux termudah untuk pengguna baru. Dikembangkan meminjam windows manager yang eksklusif dan berhak cipta, versi Mint saat ini didasarkan pada distribusi Ubuntu dan Debian Linux.

Software OS Linux, Mint Vs Zorin Siapa Terbaik
Blog Informasi Linux Sistem Operasi Software

Software OS Linux, Mint Vs Zorin Siapa Terbaik

Software OS Linux, Mint Vs Zorin Siapa Terbaik – Perlu diakui bahwa beberapa distro linux secara khusus menargetkan pengguna Linux baru dan kasual, di antara mereka adalah, Linux Mint dan Zorin OS dan pada tulisan ini kita akan membandingkannya, mana yang terbaik bagi pengguna baru linux, atau mereka yang masih membuat KTP sebagai warga negara linux.

Kedua distro ini telah punya reputasi yang bagus di komunitas masing-masing, sampai di titik kultus karena menjadi dua distro yang paling ramah pengguna baru. Keduanya menggunakan Ubuntu sebagai intinya. Dengan demikian, keduanya menawarkan fungsionalitas serupa ubuntu pada performanya. Namun, keajaiban yang sebenarnya adalah bagaimana masing-masing dari mereka membangun platform baru di atas platform linux lama. So. Baik Linux Mint dan Zorin OS hadir dengan nuansa dan setrum yang berbeda. Meskipun keduanya sangat user-friendly dan powerfull, ada beberapa perbedaan utama di antara keduanya. Inilah keindahan dalam OS Linux yang tidak dimiliki OS komersil seperti Windows dan MacOS. Jadi, mulai dari mana?

– Kita mulai dari “Kepopuleran”
Dalam hal popularitas, ada perbedaan besar. Menurut Distrowatch.com, Linux Mint (disebut Mint), selalu berada di 5 distro Linux paling populer. Pada Zorin OS (disebut sebagai Zorin), masih stuk di di kisaran 15 besar.

– Kedua Lingkungan dekstop
Lingkungan desktop adalah salah satu komponen inti yang menjadi dasar pengalaman pengguna. Baik Zorin OS dan Linux Mint menampilkan beberapa lingkungan desktop yang paling khas masing-masing. Linux Mint mengandalkan desktop Cinnamon, XFCE dan MATE. Desktop Cinnamon sendiri adalah merek dagang dari Linux Mint. Adapun, Pada Zorin OS, lingkungan desktop yang terkenalnya: GNOME. Namun, ini adalah versi GNOME yang sangat disesuaikan dan berkesan gaya Windows / macOS. Tidak hanya itu; Zorin OS adalah salah satu distro Linux yang paling dipoles di dunia per Linux-an.

Bagian terbaiknya adalah, pengguna dapat mengubah kedua lingkungan desktop sesuai dengan keinginan masing-masing. Jika user melakukan sedikit riset tentang Linux, mereka setidaknya pernah dengar bahwa ekosistem Linux tidak dikenai biaya? Nah, beberapa perangkat lunak dalam ekosistem Linux ada yang membutuhkan biaya. Linux Mint ini, seperti halnya sebagian besar ekosistem Linux, gratis dan open-source. Siapapun dapat melihat kode sumber Linux Mint sekarang di GitHub!

Tapi, dalam kasus Zorin OS, ceritanya berbeda bro. Inti dari Zorin OS pada dasarnya gratis dan open-source. Kita bisa saja dapat memeriksa Zorin OS di GitHub. Ini tidak lebih dari rasa khusus campuran Ubuntu dan GNOME. Namun, di Zorin ini ada versi berbayar: ambil contoh Zorin OS Ultimate. Versi berbayar dari Zorin OS adalah untuk mendukung pengembangan proyek. Sebagai gantinya, Zorin OS Ultimate menjanjikan lebih banyak fitur langsung. Selain itu, tata letak desktop premium seperti macOS, GNOME, dan Ubuntu, dll. Eksklusif untuk Zorin OS Ultimate.

– Masalah Komunitas
Dalam hal dukungan komunitas, Linux Mint adalah pemenang yang jelas di sini. Linux Mint jauh lebih populer daripada Zorin OS. Lebih lama manggung, lebih punya basis fans, Ini juga berarti dukungan komunitas di Linux Mint akan datang lebih cepat, termasuk selesaikan masalah pada program, komunitas akan menjawabnya. Dalam kasus Zorin OS, komunitas ini tidak sebesar Linux Mint. Waau begitu Zorin OS secara keseluruhan sangat stabil. Namun, jika menghadapi masalah apa pun pemakai akan banyak kesulitan untuk bertanya jika komunitasnya senyap.

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Share via
Copy link
Powered by Social Snap